Pernah terbayang
ketika anak mulai masuk sekolah apa yang hendak kita lakukan? Di rumah saja
dengan urusan domestik yang tak ada habisnya? Atau buka hp, scroll down medsos,
atau nonton tv alih alih me time. Nah ini pertanyaan mendasar bagi ibu yang memilih
bekerja di ranah domestik. Apakah akan mengalir saja atau merencanakan kegiatan
produktif. Sebenarnya banyak ilmu yang bisa dipelajari untuk mengisi waktu
luang ketika di rumah.
Ini sebenarnya NHW1
di Institut Ibu Profesional #MIIPB6. Berkaitan dengan adab menuntut ilmu. Saya memilih
belajar bahasa inggris dan ilmu parenting untuk mengisi waktu di rumah. Alasannya
adalah bahasa inggris saat ini menjadi bahasa kedua di dunia. Bisa saja ketika
anak saya remaja bahasa inggris bisa jadi bahasa sehari-hari. Bahasa inggris
juga penting ketika hendak menjadi influencer di media social (pengen jadi
blogger kek Mb Amma).
Untuk ilmu parenting,
saya memilih karena merasa minim sekali di per-parentingan. Semisal bagaimana
untuk menstimulus anak di usia tiga tahun atau bagaimana mengajarkan tauhid. Harapannya
anak saya menjadi lebih baik dari saya, lebih paham hakikat penciptaan dirinya
oleh sang Khalik, lebih paham makna khalifah fil ardh. Karena sejatinya
sebaik-baik menanam benih ada di tujuh tahun pertama kehidupannya.
Untuk dua hal
yang ingin saya pelajari di atas saya merencanakan strategi tersendiri.
1.
Ilmu bahasa inggris.
Meluangkan waktu 30 menit setelah subuh untuk belajar
grammar.
Menambah kosakata bahasa inggris minimal 5 kata per
hari.
Menonton channel TED untuk belajar listening seminggu
sekali (kalau keseringan bisa bahaya)
Talk to the mirror, belajar conversation di cermin
seminggu sekali.
2.
Ilmu parenting.
Bersungguh-sungguh ikut matrikulasi di Institut Ibu
Profesional.
Membaca buku parenting nabawiyah karya Abdullah Nashih
Ulwan (masih dalam daftar untuk di beli).
Menamatkan buku Enlightening Parenting.
Mengikuti kulwap atau seminar online berkaitan dengan
parenting.
3. Tetapkan jadwal harian tiap pagi. Minimal 3
urusan domestik yang harus diselesaikan dan 3 hal yang membuat bahagia.
Setelah menetapkan strategi yang tak kalah pentingnya
disiplin waktu. Inilah sikap yang harus saya perbaiki karena saya menyadari
dalam hal waktu saya sering terlena (scroll down medsos dari setelah subuh
sampai jam 7 giliran suami mau datang langsung kedandapan).
Semoga dengan adanya NHW1 ini saya benar-benar
konsisten dengan apa yang saya rencanakan.













